NEWS:

  • Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik
  • Jasa Raharja Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026, Wujud Sinergi Negara Hadir dalam Melayani Masyarakat
  • Dukung Kelancaran Mudik 2026, Jasa Raharja Hadir di Flag Off One Way Nasional 2026
  • Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama
  • Jasa Raharja Berangkatkan Ribuan Pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026

Rektor Universitas 600 Mulawarman Abdunnur Sambut baik sinergi lintas sektor dalam pengembangan jamu di IKNRektor Universitas Mulawarman Abdunnur dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam kegiatan Minum Jamu Bersama yang digelar pada Minggu (22/06/2025)NUSANTARA - Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur Sambut baik sinergi lintas sektor dalam pengembangan jamu di IKN. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Minum Jamu Bersama yang digelar pada Minggu (22/06/2025) di kawasan Kemenko 3, Nusantara, dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional.

“Alhamdulillah kita kolaborasi bersama akademisi perguruan tinggi, Otorita IKN, dinas kesehatan, dan khususnya Dewan Jamu Indonesia. Kita bersama-sama berkomitmen untuk mengembangkan kearifan lokal dalam rangka menguatkan bahan-bahan herbal tanaman asli Indonesia. Alhamdulillah dari Otorita IKN menyiapkan lahan untuk pengembangan penanaman endemik untuk jenis-jenis tanaman herbal Indonesia, khususnya yang tumbuh di Kalimantan Timur.” pungkas Abdunnur.

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian dan pengembangan jamu sebagai bagian dari kearifan lokal dan potensi kesehatan nasional. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Jamu Indonesia bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, mengusung tema “Kebangkitan Nasional Indonesia Melalui Mahakarya Warisan Budaya Nusantara Jamu (Djampi Oesodo)”.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa jamu adalah bagian penting dari kearifan lokal yang hidup dan berkembang di seluruh wilayah nusantara.

“Jamu adalah warisan budaya yang tidak hanya milik Jawa atau Kalimantan, tapi seluruh nusantara. Kegiatan hari ini merupakan bentuk nyata pelestarian kearifan lokal, dan Otorita IKN mendukung penuh upaya pengembangan jamu, termasuk dengan menyiapkan lahan untuk budidaya tanaman herbal di wilayah IKN.” jelas Basuki.

Sebagai bagian dari rencana pembangunan berkelanjutan, Otorita IKN memasukkan pengembangan jamu dan tanaman obat dalam program pelestarian biodiversitas serta pemanfaatan lahan hijau di IKN.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin menegaskan bahwa jamu adalah salah satu bentuk kearifan lokal yang akan terus ditumbuhkembangkan di IKN.

“Salah satu tujuan pembangunan IKN adalah untuk mengembangkan kearifan lokal salah satunya jamu. Dengan kolaborasi bersama perguruan tinggi seperti Universitas Mulawarman, kami telah memulai penanaman tanaman endemik Kalimantan untuk kebutuhan jamu dan berharap masyarakat asli maupun lokal diharapkan mampu mengimplementasikan peninggalan leluhur, seperti obat-obatan tradisional suku Paser, Kutai, maupun Dayak. Tentu dibutuhkan pelestarian tanaman-tanaman yang akan dijadikan obat tradisional, misalkan seperti di Tiongkok. Ini bisa menjadi pilot project pengembangan obat tradisional dari IKN.” ujar Alimuddin.

2500 Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur Sambut baik sinergi lintas sektor dalam pengembangan jamu di IKN 2
Warta Kaltim @2025_Jul

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »