NEWS:

  • Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di Universitas Gadjah Mada
  • Kementerian Kebudayaan Jajaki Kolaborasi dengan Danantara dan Jasa Raharja Hadirkan Museum Film di Kota Tua Jakarta
  • Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026
  • Jasa Raharja Pastikan Kesiapsiagaan Petugas di Jawa Timur lewat Peninjauan ke Pos Pelayanan Terpadu
  • Jasa Raharja Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan Pemudik pada Arus Balik Idulfitri 2026 di Lintas Sumatera dan Merak–Bakauheni

SAMARINDA– Kepemimpinan di Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) harus visioner. Setiap orang punya peluang yang sama termasuk SDM di Kaltim untuk terpilih menjadi pemimpin di Otorita, lihat rekam jejaknya, kesiapan dan kesanggupan dan visi-misinya. Disampaikan Budiman,S.IP. M.Si Pengamat Politik dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman (UNMUL), ketika di Kampus Pemerintahan Integratif (PIN) Fisip Unmul, Selasa (08/11/2022).

Budiman menjelaskan Berbicara kepemimpinan dalam konteks IKN yang Badan Otorita itu menjadi kewenangan Presiden untuk menunjuk siapa pemimpin disana, kepala dan wakilnya sudah ada, tinggal menunjuk Deputi”, tegas Budiman.

“Selama ini kepemimpinan Nasional selalu dari Luar Kaltim. Ini  diharapkan untuk kepemimpinan di Otorita IKN. Saya menganggap hal ini sebagai sebuah tantangan bagi masyarakat di Kaltim untuk membuktikan dirinya bahwa dia mampu dan bisa”, tutur Budiman.

“Lanjut, kalau melalui proses pemilihan kita bisa membangun modal sosial di IKN itu, artinya bagaimana bisa membuat pemilih untuk memilih kita, nah itu kan bisa dilihat dari rekam jejak dan kerja kita selama ini, itu kan kalau dilihat dari pemilihan langsung. Nah yang jadi persoalan adalah ini bukan pemilihan langsung, jalan pendeknya sebenarnya adalah bagaimana bisa bersinergi atau bisa dekat dengan kekuasaan.

“Disamping harus menampilkan kemampuan, kesiapan, serta kesanggupan, SDM yang ada di Kaltim ini harus bisa bersinergi dengan kekuasaan yang ada sekarang, harus bisa memperlihatkan kemampuannya dengan penguasa sekarang, ibarat kata bagaimana kita mau ditunjuk kalau kita tidak punya prestasi dan Konsep. “ Tegas Budiman

“Intinya satu sebenarnya, kalau mau berkiprah dalam sebuah kepemimpinan, maka otomatis yang harus dikembangkan adalah SDM pribadi artinya kita harus mengembangkan kapabilitas, kemampuan, terutama dalam bidang kepemimpinan. Harus bisa melihat, tunjukkan prestasi. masyarakat Kaltim ada beberapa orang yang memiliki kapabilitas atau kemampuan untuk memimpinan yang ada dalam badan otorita itu.” Tutup Budiaman

Warta Kaltim @2023-Reynaldy


 



WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »