NEWS:

  • Kolaborasi Budaya Safety di Jalan Raya, Jasa Raharja Hadir di Tengah Komunitas Ojol Rawa Buaya, Jakarta
  • Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran
  • Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik 
  • Jasa Raharja Hadir di Apel Persiapan Pengamanan Lebaran 2026 Wilayah Jawa Timur, Perkuat Sinergi Pengamanan Periode Arus Mudik dan Balik
  • Jelang Idulfitri 2026, Jasa Raharja Dukung Penguatan Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas dan Kesiapan Jalan yang Berkeselamatan

TELEN- Wujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A ) Kabupaten Kutai Timur menghadirkan Drs. Sumadi., M.Si Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Kalimantan Timur dan Prof. Dr. Dra. Widyatmike Gede Mulawarman, M.Hum Akademisi Universitas Mulawarman dalam Kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Kegiatan dibuka Dra.Femmy Macawalang,MM Plt.Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak DP3A Kutim pada Aula Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur. Rabu (10/07).

Femmy Macawalang menjelaskan Permasalahan kekerasan Anak semakin hari semakin tinggi selain itu terdapat beberapa permasalahan lain yang perlu dicermati di Kutim seperti Narkoba, Stunting, Pernikahan anak dan lainnya.

Sedangkan Sumadi Ketua KPAD Kaltim Menjelaskan PATBM merupakan program yang strategis dimana mengembangkan pola pemecahan masalah anak yang bertumpu pada potensi masyarakat itu sendiri. 

“Dalam pemecahan masalah anak perlu menggali norma dan nilai kearifan lokal. Sesungguhnya banyak kearifan lokal bisa dijadikan sebagai pedoman untuk memecahkan persoalan di masyarakat tanpa harus berurusan dengan penegak hukum.” Tuturnya

“Namun ketika itu terkait dengan kekerasan anak yang fatal dan kekerasan seksual mestinya tidak ada toleransi hal itu sudah harus menjadi ranah hukum yg harus ditegakkan.” Tegasnya

Widihatmike menekankan. Keberhasilan PATBM juga akan memberikan kontribusi terhadap pencapaian Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kutai Timur. 

“Sebab melalui PATBM juga dapat membangun sinergitas potensi yang ada di masyarakat seperti Aparat Setempat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, PKK, Forum Anak dan Lainnya” Tuturnya

Kegiatan dihadiri  Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Organisasi Sosial, Pemerintahan Cecamatan, Dinas Pendidikan, KUA di Kutai Timur dan lainnya.

 

Warta Kaltim @2024-Jul

Berita Lainnya...

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »